Kesehatan

Penyebab kanker serviks, Penyakit yang Mengancam Perempuan Indonesia

PFI Megalife
 12 Jul 2019
Kanker serviks menjadi salah satu penyakit yang mengancam kesehatan perempuan Indonesia. untuk itu penting sekali mengetahui penyebab kanker serviks sebelum terlambat.

penyebab kanker serviks

Tubuh perempuan rawan terhadap beberapa penyakit. Kanker payudara dan kanker serviks, contohnya, adalah 2 penyakit yang hanya menyerang perempuan. Sudah banyak perempuan yang terkena kedua kanker tersebut karena kurangnya kesadaran untuk melakukan pencegahan.

Beberapa tahun terakhir kampanye melawan kanker serviks tengah sangat digencarkan. Hal itu tentu saja dilakukan karena telah sangat banyak perempuan yang meninggal tanpa benar-benar memahami apa itu kanker serviks. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengetahui penyebab kanker serviks dan gejala yang ditimbulkan.

Penyebab kanker serviks dan Gejala yang Ditimbulkan

Kanker serviks adalah kanker yang menyerang bagian leher Rahim. Kanker ini bisa menyebabkan infertilitas, pendarahan, dan berbagai kondisi lainnya yang berbahaya bagi kesehatan. Penderita kanker serviks di Indonesia cukup banyak, sayangnya belum semua perempuan sadar akan potensi terkena kanker yang satu ini. Berikut adalah beberapa penyebab kanker serviks yang harus Anda waspadai:

Obesitas

Dilihat dari segi manapun obesitas atau kelebihan berat badan memang sangat tak baik bagi kesehatan. Obesitas bahkan bisa turut menjadi penyebab kanker serviks. Berat badan yang berlebih bisa membuat metabolisme tubuh terganggu, akibatnya sel kanker jadi lebih mudah tumbuh tanpa ada perlawaran dari sistem kekebalan tubuh.

Hamil dan Melahirkan di Usia yang Terlalu Muda

Perempuan berusia di bawah usia 20 tahun belum matang betul sistem reproduksinya. Itulah mengapa hamil dan melahirkan di usia tersebut bisa menyebabkan kanker dan berbagai kondisi berbahaya lainnya. Kematian ibu dan anak dalam proses persalinan ketika sang ibu masih bersuai terlalu muda juga kerap terjadi. Hindari hamil di usia yang terlalu muda agar terhindar dari resiko kanker serviks.

Infeksi Klamidia

Infeksi klamidia dan bagian-bagian lainnya dalam sistem reproduksi perempuan bisa menjadi penyebab kanker serviks. Adapun infeksi itu biasanya disebabkan kebersihan yang tidak terjaga dengan baik. Infeksi pada klamidia bisa pula disebabkan karena perilaku sex yang tidak sehat, misalnya berganti-ganti pasangan dan tidak membersihkan bagian genital sesudah melakukan hubungan seksual.

Frekuensi Hamil dan Melahirkan yang Terlalu Dekat

Anda sebaiknya mengatur jarak antara kelahiran dengan kehamilan berikutnya. 2 tahun menjadi jangka waktu yang pas untuk menunda kehamilan berikutnya. Jika terlau dekat, dikhawatirkan Rahim belum sepenuhnya pulih dan bisa menyebabkan kanker serviks. Usahakan pula hamil dan melahirkan dalam batas usia yang aman, tidak terlalu muda dan tidak pula terlalu tua. Beberapa ahli kandungan menyebutkan bahwa usia yang aman untuk hamil dan melahirkan adalah mulai 20 hingga 45 tahun.

Keturunan

Anda yang memiliki riwayat orang tua penderita kanker harus lebih waspada. Pasalnya keturunan penderita kanker memang beresiko tinggi menderita kanker. Kendati demikian, penyakit kanker karena faktor keturunan ini tetap bisa dicegah asal menjalankan pola hidup yang tepat.

Penyebab kanker serviks di atas kemudian akan membuat penderitanya menunjukan beberapa gejala. Gejala yang biasa ditimbulkan antara lain:

  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Terasa nyeri pada saat melakukan hubungan seksual
  • Terjadi pendarahan yang tidak wajar pada vagina
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Terjadi keputihan yang berwarna dan disertai bau tak sedap
  • Lebih mudah merasa lelah
  • Salah satu atau kedua belah kaki kerap mengalami pembengkakan secara tibatiba, terutama di malam hari.

Kurangi juga resiko penyakit paru-paru dengan cara berikut ini.

Cara Mencegah Kanker Serviks

Selain mempelajari penyebab, banyak cara bisa dilakukan untuk menjaga diri Anda dari kanker serviks. Langkah pertama yang paling mudah dan wajib dilakukan adalah dengan senantiasa menjaga kebersihan organ intim. Mulailah dengan selalu membasuh vagina setiap habis buang air kecil dan berhubungan intim. Basuh menggunakan sabun khusus yang PHnya sesuai.

Ingatlah juga untuk selalu melakukan hubungan seksual yang aman. Jangan melakukan hubungan seksual berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan kondom.

Kanker serviks bisa dideteksi dengan melakukan pemeriksaan pap smear. Saat ini banyak lembaga kesehatan menyediakan tes pap smear gratis demi menggalakkan deteksi dini kanker serviks. Para perempuan sebaiknya melakukan tes pap smear sejak dini. Tes tersebut bisa melihat jika ada potensi kanker serviks di dalam sistem reproduksi.

Sementara itu jika sudah terlanjur terkena penyakit ini, ada serangkaian pengobatan yang harus ditempuh. Penderita kanker serviks harus mengikuti beragam tes lab untuk mengetahui tingkat keparahan kankernya. Jika sudah, barulah bisa ditentukan pengobatan lanjutan yang tepat. Umumnya penderita kanker akan mendapat kemoterapi untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Setelah memahami penyebab kanker serviks, gejala, dan cara pencegahannya, Anda harus lekas memulai gaya hidup sehat sedini mungkin. Anda tentu tak mau bergelut dengan serangkaian pengobatan dan membebani keluarga karena pasien kanker tak hanya butuh dukungan materiil, melainkan juga dukungan moril. Jangan lupa berikan proteksi lebih dengan perlindungan dari PFI Mega Life.

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.