Kesehatan

8 Ciri-ciri Gagal Ginjal yang Sering Dialami Penderita

PFI Mega Life
 28 Apr 2020
Banyak hal yang bisa menyebabkan gagal ginjal kronis. Apa saja ciri- ciri gagal ginjal? Jangan sampai terjadi, yuk pahami dulu semua tentang gagal ginjal.

8 Ciri-ciri Gagal Ginjal yang Sering Dialami Penderita

Banyak penderita gagal ginjal kronis tidak menunjukkan gejala hingga akhirnya mencapai stadium parah. Penting untuk mengetahui ciri-ciri gagal ginjal serta pemahaman tentang gagal ginjal yang bisa menghantui siapa pun. Berikut panduan tentang gagal ginjal yang dirangkum untuk kemudahan Anda.

Mengenal Fungsi Organ Ginjal

 

Sepasang ginjal Anda terletak di bagian atas area abdominal (perut) yang berdekatan dengan otot punggung belakang di bagian kiri dan kanan. Organ ginjal punya berbagai fungsi yang penting, di antaranya:

  • Menjaga keseimbangan antara kadar air dan mineral (sodium, potassium, dan fosfor) di dalam darah.
  • Membuang limbah dari darah setelah pencernaan, aktivitas otot, dan paparan terhadap zat kimia dan obat-obatan.
  • Memproduksi renin, yang digunakan tubuh untuk mengatur tekanan darah.
  • Memproduksi zat erythropoietin, yang membantu produksi sel darah merah dalam tubuh.
  • Mengaktifkan vitamin D yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang .

Dalam sistemnya, ginjal mengambil peran sebagai organ penyaring darah dengan pengulangan siklus berkali-kali dalam sehari. Cara kerja ginjal adalah menyaring darah sehingga bersih dari kotoran; sekaligus mengatur kadar garam, air, dan mineral sesuai kebutuhan tubuh.

Setelah darah tersaring bersih, darah akan kembali disirkulasikan di dalam tubuh. Sementara itu, limbah bisa keluar berupa urine melalui ginjal yang tersambung dengan struktur drainase berupa kantong kemih.

Setiap ginjal memiliki sekitar sejuta filter berukuran kecil yang disebut juga dengan nefron. Unit fungsional inilah yang bertanggung jawab atas sistem kerja ginjal secara keseluruhan.

Walaupun hanya 10% dari ginjal bekerja dengan baik dan sisanya bermasalah, banyak yang tidak akan menyadarinya karena minim gejala. Ketika darah berhenti mengalir ke ginjal, organ ini akan mengalami masalah atau kematian sel. Kondisi inilah yang disebut dengan gagal ginjal.

Apa Penyebab Gagal Ginjal?

 

Istilah gagal ginjal atau gagal ginjal kronis artinya adalah kerusakan permanen pada ginjal yang bisa semakin memburuk dari waktu ke waktu. Jika kerusakan ginjal sangat berat, organ ginjal bisa berhenti bekerja total.

Gagal ginjal atau gagal ginjal kronis juga berarti penderita membutuhkan dialisis atau proses pencucian darah. Alternatif lain adalah mendapatkan transplantasi atau donor ginjal supaya penderita bisa sembuh dan menjalani hidup normal.

Pada prinsipnya, semua orang memiliki resiko gagal ginjal. Beberapa orang mungkin memiliki faktor resiko yang lebih tinggi jika memiliki kondisi sebagai berikut:

  • Diabetes - kadar glukosa yang tinggi di darah bisa merusak nefron atau unit penyaring ginjal.
  • Hipertensi - tekanan darah tinggi bisa memberi tekanan pada pembuluh darah di ginjal dan mengganggu kinerja ginjal.
  • Kolesterol tinggi - yang bisa menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah yang terhubung ke ginjal, sehingga mengganggu kinerja ginjal.
  • Gangguan ginjal, misalnya infeksi ginjal, radang ginjal, polip di ginjal, batu ginjal dsbnya.
  • Pemakaian obat-obatan jangka panjang dengan kandungan tertentu.
  • Penyakit jantung.
  • Riwayat kesehatan keluarga yang memiliki penyakit ginjal.
  • Berusia di atas 60 tahun.

Mau Lindungi Diri dari Beban Biaya Rawat Inap?

8 Pertanda atau Gejala Gagal Ginjal

8 Ciri-ciri Gagal Ginjal yang Sering Dialami Penderita

Pada tahap awal, penyakit gagal ginjal sering tidak memunculkan gejala apapun. Ini karena tubuh masih bisa bertahan walaupun fungsi ginjal sudah menurun secara signifikan. Ini sebabnya seseorang baru akan menyadari masalah gagal ginjal ketika ginjal sudah rusak hingga 90%.

Beberapa ciri gagal ginjal seperti rasa lelah, perubahan pada urine, tubuh membengkak juga tidak bersifat spesifik hanya pada masalah ginjal sehingga sangat tidak mudah membaca gejala gagal ginjal secara pasti. Namun, ada beberapa ciri gagal ginjal yang layak menjadi perhatian Anda agar segera memeriksakan diri:

1.  Bengkak pada kaki dan pergelangan kaki

Ketika ginjal tidak bekerja dengan baik, maka kadar air tidak bisa tersaring dengan baik pula di dalam tubuh. Penurunan fungsi ginjal juga mengakibatkan retensi sodium. Akibatnya, bagian bawah tubuh terutama kaki dan pergelangan kaki bisa membengkak dari ukuran normalnya. Bengkak pada bagian tubuh bagian bawah juga bisa ciri-ciri penyakit jantung, hati atau gangguan kronis pada saraf kaki.

2.  Perubahan pada air seni (urine)

Ginjal memproduksi urine, maka gagal ginjal sering mengakibatkan perubahan pada air seni dengan gejala sebagai berikut:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk buang air kecil
  • Warna air seni berubah (pudar atau lebih gelap)
  • Frekuensi buang air kecil menurun
  • Jumlah air urine yang semakin sedikit
  • Sering terbangun untuk buang air kecil
  • urine berbusa karena terindikasi protein albumin (protein albumin juga bisa mengakibatkan bengkak pada bagian mata).
     

3.  Kulit kering dan gatal

Salah satu fungsi ginjal sehat adalah menjaga keseimbangan mineral di dalam darah. Akumulasi limbah akibat kinerja ginjal yang berkurang bisa terlihat dari tekstur dan warna kulit. Ini karena toksin atau racun tubuh tersimpan di dalam darah dan tidak dikeluarkan melalui urine. Selain itu, keseimbangan mineral dan nutrisi di dalam darah juga terganggu, sehingga bisa jadi salah satu ciri-ciri gagal ginjal kronis atau tahap akut.

4.  Selera menurun

Tidak jarang penurunan selera adalah pertanda penyakit serius, termasuk gagal ginjal. Ini berkaitan dengan toksin di dalam tubuh sehingga membuat makanan terasa berbeda, mulut terasa logam dan bau mulut.

5.  Kesulitan konsentrasi dan rasa pusing

Penurunan fungsi ginjal bisa mengakibatkan penimbunan toksin dan racun di dalam darah. Akibatnya penderita masalah ginjal bisa merasa letih, lemah dan sulit berkonsentrasi. Salah satu komplikasi yang bisa muncul adalah anemia.

6.  Kelelahan saat Siang Hari

Jika Anda sering merasa tenaga terkuras walaupun hari masih siang, ini bisa jadi pertanda masalah pada ginjal. Erythropoietin atau EPO adalah hormon yang diproduksi ginjal dan mengendalikan sel darah merah. Jika kinerja hormon terganggu akibat gagal ginjal, Anda bisa merasakan kelelahan ekstrim yang tidak lazim.

7.  Nyeri atau sakit bagian tubuh

Rasa sakit yang timbul akibat gagal ginjal tidak akan terasa di organ ginjal, tetapi akan muncul dalam berbagai bentuk di bagian tubuh lainnya. Posisi ginjal yang pas berada di atas pinggang bisa mengakibatkan nyeri pada bagian atas tubuh, termasuk pada daerah pinggang dan punggung.

Selain itu, ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh juga bisa menyebabkan kadar kalsium yang rendah dan kekacauan kandungan fosfor dalam darah. Akibatnya, penderita gagal ginjal juga bisa merasakan kram otot pada bagian tertentu di tubuh.

8.  Kesulitan bernapas

Jika Anda mengalami gangguan pernapasan tanpa sebab yang jelas, ini mungkin karena gagal ginjal yang mengakibatkan peredaran darah yang buruk dan cairan ekstra di bagian paru-paru.

Pada gagal ginjal akut, yaitu ginjal berhenti bekerja secara tiba-tiba, penderita juga mungkin bisa mengalami beberapa ciri-ciri gagal ginjal berikut seperti sakit perut, sakit punggung, diare, demam, mimisan, dan muntah.

Stadium Gagal Ginjal Kronis

 

Ada lima tahap gagal ginjal kronis, dimulai dari tahap yang ringan hingga kerusakan total. Tahapan ini dinilai dari kemampuan ginjal dalam menyaring limbah dan cairan dari darah.

Pada tahap ringan, ginjal masih bisa menyaring limbah dari darah. Pada tahap akut atau berat, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring limbah atau berhenti sama sekali.

Dalam menentukan tahap atau stadium gagal ginjal, dokter menggunakan estimasi dengan metode Glomerular Filtration Rate (eGFR). Angka ini didapatkan dari hasil tes darah dengan mencari kandungan kreatinin, yaitu jenis limbah yang disaring dari darah.

Berikut adalah lima tahap gagal ginjal sesuai dengan hitungan eGFR:

1.  Stadium 1 (GFR > 90 ml/min)

Pada stadium ini didapatkan adanya kerusakan struktur ginjal namun fungsi cadangan ginjal masih bagus. Pada fase ini sebaiknya diagendakan secara rutin untuk memeriksakan diri ke dokter tiap 6 - 12 bulan untuk evaluasi.

2.  Stadium 2 (GFR 60-89 ml/min)

Pada stadium ini didapatkan adanya penurunan fungsi ginjal, namun masih ringan. Pada fase ini sebaiknya kontrol rutin ke dokter tiap 3-6 bulan, diet makanan sesuai anjuran dokter, dan minum obat secara rutin sesuai faktor risikonya.

3.  Stadium 3 (GFR 30-59 ml/min)

Pada stadium ini didapatkan adanya penurunan fungsi ginjal sedang. Ginjal sudah mengalami gangguan fungsi pada tahap ini. Keluhan sudah mulai timbul pada fase ini. Pada stadium ini sebaiknya kontrol rutin ke dokter sesuai anjuran, diet makanan sesuai anjuran dokter, dan minum obat secara rutin sesuai faktor risikonya.

4.  Stadium 4 (GFR 15-29 ml/min)

Pada stadium ini didapatkan adanya penurunan fungsi ginjal berat. Ginjal sudah tidak dapat menyaring racun dan mulai banyak didapatkan keluhan. Pada fase ini sebaiknya kontrol rutin ke dokter, diet makanan yang rendah protein, hindari buah, sayur dan kaldu, serta minum obat secara rutin sesuai faktor risikonya. Selain itu, pasien harus tahu risiko untuk dapat turun ke stadium 5 dan mempersiapkan mental untuk menjalani terapi pengganti ginjal seperti cuci darah atau transplantasi.

5.  Stadium 5 (GFR < 15 ml/min)

Pada stadium ini didapatkan adanya kegagalan fungsi ginjal. Pada fase ini bisa dipertimbangkan untuk melakukan terapi pengganti ginjal yaitu cuci darah atau transplantasi ginjal.

Pencegahan & Perlindungan dari Penyakit Gagal Ginjal

8 Ciri-ciri Gagal Ginjal yang Sering Dialami Penderita

Diabetes dan hipertensi adalah salah satu penyebab umum dari gagal ginjal. Jika memiliki risiko diabetes dan hipertensi, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan yang bisa mengendalikan masalah kadar gula dan tekanan darah.

Dengan gaya hidup sehat, Anda juga bisa mengurangi resiko terhadap diabetes, hipertensi dan gagal ginjal, misalnya:

  • Menjalani diet rendah gula dan rendah lemak
  • Rajin berolahraga
  • Menjalani pemeriksaan rutin untuk memeriksakan fungsi ginjal, jantung dan tes darah
  • Tidak merokok
  • Membatasi konsumsi alkohol

Untuk perlindungan yang semakin optimal, lengkapi proteksi kesehatan dan investasi untuk keluarga dengan Asuransi Penyakit Kritis dari PFI Mega Life. Dengan produk perlindungan Mega Comforta, kami siap mendampingi tertanggung yang terdiagnosa gagal ginjal untuk pertama kalinya hingga 100% Uang Pertanggungan sesuai dengan Plan yang dipilih dan selanjutnya asuransi berakhir.

Segera lindungi diri dari ancaman penyakit kritis sehingga bisa memberikan ketenangan bagi Anda sendiri dan keluarga. Semakin yakin menghadapi hari esok dengan percaya diri, hanya bersama PFI Mega Life.

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.