Kesehatan

Apa yang Ada di Benak Wanita Soal Kanker Serviks dan Payudara

PFI Mega Life
 21 Nov 2019
Pengobatan kanker serviks dan payudara memakan biaya yang sangat besar. Lindungi diri dengan asuransi penyakit kritis agar semua rencana tetap terlindungi.

Kanker adalah penakit yang menjadi ancaman bagi banyak orang. Hal tersebut tentunya disebabkan oleh risiko kematian yang tinggi dari penyakit tersebut. Belum lagi biaya pengobatan yang diperlukan juga amat besar dan memakan waktu cukup lama.
 
Sialnya, di tengah image penyakit kanker yang menyeramkan itu kaum wanita punya ketakutan lain lagi. Ada jenis kanker yang hanya meyerang wanita, yakni kanker serviks dan payudara. Penyebab kanker serviks dan kanker payudara yang amat beragam dan kerap berkaitan dengan gaya hidup membuat kaum wanita harus ekstra waspada. 

Sayangnya di tengah kekhawatiran itu justru banyak informasi menyimpang yang membuat kaum wanita terjebak ketakutan yang tidak perlu. Informasi ini menyebar dengan cepatnya berkat perkembangan teknologi dan kemudahan mengakses informasi. 

Penyebaran informasi yang salah ini bisa sangat berbahaya. Jika pemahaman para wanita mengenai penyebab kanker serviks dan gejalanya keliru, misalnya, maka cara pencegahan yang dilakukan juga mungkin akan salah.

 

 

Baca Juga: 4 Faktor Penyebab Kanker Serviks

Mitos dan Fakta Seputar Kanker Serviks dan Payudara

 

Apa yang ada di dalam benak kebanyakan wanita ketika mendengar tentang kanker serviks dan kanker payudara? Berikut adalah beberapa mitos yang sering dan sebetulnya keliru:

  • Kanker Serviks dan Payudara Tidak Bisa Disembuhkan

Kanker serviks dan payudara memang tak mudah disembuhkan, namun bukan berarti tak mungkin untuk sembuh. Potensi untuk sembuh dari kedua kanker itu tetap ada, apalagi jika deteksinya dilakukan sejak dini. 

Sayangnya kesadaran masyarakat Indonesia mengenai deteksi dini kedua kanker ini masih sangat rendah. Pada kanker payudara, misalnya, 76,6% yang dibawa ke rumah sakit sudah berada pada stadium lanjut. Hal itu disebabkan oleh abainya mereka melakukan medical check up rutin. 

Baik kanker serviks maupun kanker payudara dapat disembuhkan. Metode pengobatannya bermacam-macam dan akan disesuaikan dengan kondisi pasien, demikian juga biaya yang dibutuhkan. Biaya bukanlah yang harus terlalu dikhawatirkan apabila para wanita telah sadar untuk melengkapi dirinya dengan asuransi kanker. 

  • Kanker Serviks dan Payudara Tidak Bisa Dicegah

Menurut hasil penelitian, perempuan di atas usia 40 tahun lebih rentan terkena kanker payudara. Tapi hal itu tak berarti semua perempuan akan mengalami penyakit yang sama. Baik kanker serviks maupun kanker payudara dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup yang sehat. 

Tak hanya itu, setiap orang juga perlu mebiasakan diri untuk melakukan medical check up rutin. Hasil medical check up akan menunjukkan kondisi kesehatan secara umum dan apa yang perlu dilakukan untuk menghindari datangnya penyakit. 

Adapun deteksi kanker serviks biasanya dilakuakn pemeriksaan pap smear. Pemeriksaan perlu dilakukan setiap 3 tahun sekali sejak mulai aktif berhubungan seksual hingga berusia 30 tahun. Jika hasil tesnya normal maka selanjutnya bisa dilakukan setiap 5 tahun sekali. Jangan lupa untuk tetap mempelajar berbagai hal terkait penyakit ini termasuk penyebab kanker serviks stadium 4.

Sementara deteksi kanker payudara dapat dilakukan dengan metode Sadari (Periksa Payudara Sendiri). Setiap wanita harus mengenali bentuk payudaranya sendiri dan segera memeriksakan diri ketika ditemukan perubahan yang dirasa tak wajar. 

  • Biaya Pengobatan Kanker Serviks dan Payudara Sangat Mahal

Tindakan yang diperlukan pada tiap stadium kanker berbeda-beda. Selain itu kondisi kesehatan kanker secara keseluruhan juga turut menentukan tindakan apa yang perlu diambil. Setiap tindakan tersebut pastinya membutuhkan biaya yang beragam.

Pada kanker payudara, misalnya, hampir setiap pasien akan membutuhkan tindakan kemoterapi. Biaya yang dibutuhkan berkisar antara Rp.2.000.000, untuk setiap kali tindakan. Rata-rata pasien membutuhakan 12 hingga 24 kali tindakan. 

Pada kondisi yang sangat parah pasien mungkin akan memerlukan tindakan operasi. Biayaya tentu tak bisa disebut murah. Pasien setidaknya perlu mengeluarkan uang Rp.40.000.000,- atau lebih banyak. Belum lagi ditambah biaya recovery dan obat-obatan.

Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan kanker serviks kurang lebih sama dengan angka di atas. Angka yang sangat fantastis tersebut memang membuat banyak orang garuk-garuk kepala, namun tentu tak demikian halnya bagi mereka yang mempunyai asuransi kesehatan kanker. 

Asuransi untuk kanker akan memberikan uang pertanggungan ketika pihak tertanggung didiagnosa kanker untuk pertama kalinya. Uang pertanggungan yang diterima bisa digunakan untuk memenuhi biaya pengobatan yang sangat mahal itu. 

Kini asuransi khusus kanker merupakan salah satu asuransi yang sangat dibutuhkan. Perubahan gaya hidup dan kondisi lingkungan yang kian tak sehat memang membuat penderita penyakit kanker terus bertambah dari waktu ke waktu. Kepemilikannya akan membuat seseorang merasa lebih aman secara finansial. 

 

Penyebab Utama Kanker Serviks dan Payudara

 

Meski menyerang bagian tubuh yang berbeda, penyebab kanker serviks dan payudara kurang lebih sama. Hampir semuanya berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat dan keengganan untuk mulai merubah gaya hidup sejak dini. 

Penyebab kanker serviks adalah:

- Obesitas

Obesitas erat kaitannya dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak dan rendah serat. Jika dibiarkan terus menerus ada banyak sekali penyakit termasuk kanker serviks. Orang dengan obesitas harus sangat waspada dan mulai berusaha untuk menerapkan gaya hidup lebih sehat. 

- Infeksi Klamidia

Infeksi klamidia disebabkan oleh buruknya kebersihan pada organ intim kewanitaan. Infeksi ini bisa pula disebabkan perilaku seksual berisiko. Para perempuan wajib menjaga kebersihan organ intimnya jika tak ingin terkena berbagai penyakit yang sukar disembuhkan. 

 

Penyebab kanker payudara adalah:

- Paparan Radias

Setiap harinya tubuh manusia terkena paparan sinar radiasi ringan yang seringkali tak disadari. Paparan sinar radiasi tersebut berasal dari lampu, ponsel, dan benda-benda elektronik lain di sekitar. Pada beberapa orang hal ini bisa menyebabkan munculnya kanker payudara. 

- Penggunaan Pil KB Jangka Panjang

Hingga saat ini masih banyak perempuan yang menggunakan pil KB untuk mengendalikan kehamilan. Papdahal penggunaan pil tersebut dalam jangka waktu lebih dari 5 tahun bisa menyebabkan kanker payudara. Hal itu dikarenakan ketika mengkonsumsi pil KB hormon di dalam tubuh jadi berantakan. 

- Kebiasaan Merokok dan Mengkonsumsi Alkohol 

Konsumsi rokok dan alkohol sejak lama diketahui sebagai biang keladi berbagai penyakit, tak terkecuali kanker payudara. Tak hanya perokok aktif, perokok pasif juga dapat terkena risiko yang sama atau bahkan lebih parah. 

Para perempuan sebaiknya menghentikan kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol. Hindari juga berada terlalu dekat dengan paparan asap rokok. 

 

Sudah Saatnya Setiap Perempuan Memiliki Asuransi Khusus Kanker

 

Mengingat tingginya risiko terkena kanker dan mahalnya biaya pengobatan, sudah seharusnya setiap perempuan memiliki asuransi kanker. Beberapa perusahaan mengemas asuransi untuk kanker ini di dalam produk asuransi penyakit kritis.
 
PFI Mega Life adalah salah satu perusahaan asuransi yang mengeluarkan produk asuransi penyakit kritis. Asuransi yang ditawarkan akan melindungi pemegang polis ketika untuk pertama kalinya terdeteksi dengan salah satu dari 10 penyakit kritis yang tercantum di dalam polis, termasuk di antaranya kanker. 

Asuransi penyakit kritis dari PFI Mega Life diberi nama Mega Comforta. Dapat melindungi sejak pemegang polis berusia 16 tahun, setiap perempuan sebaiknya memiliki asuransi ini sedini mungkin. Sebab jika sudah terlanjur terdiagnosa kanker, akan sangat sulit menemukan asuransi yang mau mengcover. 

Jika ingin hidup lebih tenang, tak ada salahnya untuk memproteksi diri dengan asuransi selengkap mungkin. Pastikan asuransi penyakit kritis ada di dalam daftar asuransi yang harus Anda miliki sejak dini. 

 

Baca Juga: Makanan Penyebab Kanker yang Harus Diwaspadai

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.