Finansial

Yuk Ajarkan Anak Memiliki Tabungan dengan Cara Berikut Ini

PFI Megalife
 31 Mei 2019
Mengingat pentingnya memiliki tabungan untuk masa depan, tentu anda perlu mengajarkannya ke anak sejak dini. Bagaimana sih caranya?

 

Kesulitan untuk menabung dialami siapa saja, termasuk orang dewasa yang telah bekerja. Keinginan untuk belanja ketika musim diskon, perjalanan berlibur yang menguras kantong, hingga kegemaran untuk mencoba berbagai makanan mahal, membuat nominal tabungan sulit bertambah. Budaya menabung tentu bukanlah hal yang bisa diterapkan dalam satu atau dua hari saja. Butuh konsistensi untuk membiasakan diri agar tidak cepat kalap ketika memiliki uang yang banyak. Oleh sebab itu, penting sekali untuk membiasakan menabung sejak dini agar tidak kesulitan di masa tua.

Mengingat pentingnya menabung untuk masa depan, tentu anda perlu mengajarkannya ke anak sejak dini. Anak perlu diajarkan menabung agar nantinya tidak kesulitan untuk menyimpan uang ketika sudah dewasa. Menanamkan budaya sejak kecil juga akan membuat anak terbiasa melakukannya. Nah, bagaimana sih cara mengajarkan anak untuk menabung?

Kenalkan Anak Pada Uang

 

Sebelum mengajarkan anak untuk memiliki tabungan anak, anda perlu mengenalkan konsep uang terlebih dahulu kepada anak. Memberitahu uang adalah alat tukar dan alat membayar kepada anak taman kanak-kanak mungkin merupakan hal yang sulit, namun anda bisa mengakalinya dengan cara berikut ini:

Ketika anak menginginkan kue di toko, katakanlah padanya bahwa untuk memperoleh kue tersebut, anak harus memiliki uang dengan harga kue yang ada. Andapun juga bisa mengajarkan konsep uang sembari mengajari anak berhitung. Hitunglah uang yang dibutuhkan untuk membeli kue. Kenali pecahan-pecahan uang yang dapat digunakan sebagai alat bayar/tukar.

Setelah mengajarkan anak konsep dan manfaat uang, anda dapat memberi tahu anak jika ia ingin sesuatu, maka ia harus mengumpulkan uang terlebih dahulu sampai nominal uang yang dimilikinya cukup untuk ditukar dengan hal yang diinginkannya. Akan sulit di awal, tetapi lama-lama anak pasti akan mengerti.

Beri Tahu Tujuan Menabung

 

Setelah anak mengerti konsep uang, saatnya memberi tahu tujuan memiliki tabungan anak. Sebagai permulaan, berikan anak celengan. Setiap kali anda memberikan uang saku, ajarkan anak untuk menyisihkan uang jajan untuk dimasukkan ke celengan. Carikan anak jenis celengan dengan warna dan ilustrasi menarik sehingga anak semakin tertarik untuk menabung.

Tanamkan keyakinan pada anak bahwa dengan menabung, anak bisa mendapatkan apapun yang ia inginkan. Setiap anak memiliki sisa uang receh, pintalah anak untuk memasukkan setiap uang recehnya ke dalam celengan. Selain itu, sebentar lagi lebaran akan tiba, biasanya anak akan mendapatkan angpao THR (Tunjangan Hari Raya) dari sanak-saudara. Mintalah anak untuk menyisihkan uang yang didapatkan untuk menabung. Dengan cara itu nantinya anak akan terbiasa untuk menabung di masa depan.

Ajak Anak ke Bank

 

Jika anak sudah berhasil menabung di celengan, anda bisa mengajaknya untuk menabung ke bank umum. Menabung di bank dapat mengajarkan anak memiliki komitmen untuk menyimpan uangnya karena ketika menabung di bank, anak tidak bisa sembarangan mengambil uang. Banyak sekali produk tabungan anak yang bisa anda gunakan untuk mengajarkan anak menabung. Produk-produk simpanan tersebut memiliki berbagai keuntungan yang cocok untuk anak seperti diskon taman bermain, kedai es krim, dan lain sebagainya. Beri tahu anak bahwa bank merupakan tempat yang aman untuk menabung, sehingga anak tidak akan ragu untuk menyimpan uang di bank.  Selain itu, biasanya tabungan anak juga dilengkapi dengan desain kartu yang lucu sehingga menambah ketertarikan anak untuk menabung.

Ajarkan Cara Merencanakan dan Mencatat Pengeluaran

 

Jika anak anda sudah beranjak remaja, anda bisa mengajarkannya untuk merencanakan pengeluaran selama sebulan. Ajarkan anak mencatat perencanaan seperti uang jajan di sekolah, kebutuhan tak terduga, ongkos bermain, tabungan hingga apa yang ingin dibeli. Jika anak punya keinginan untuk membeli sesuatu, beri tahu anak untuk menyisihkan uang agar setiap harinya, seperti menabung. Ketika uang sudah terkumpul di akhir bulan, barulah anak bisa membeli apa yang diinginkannya.

Setelah mengajarkan cara membuat perencanaan pengeluaran, anda perlu juga memberi tahu cara mencatat pengeluaran. Minta anak untuk mencatat setiap uang yang dikeluarkan secara detail, mulai dari jumlah nominal hingga untuk apa uang tersebut digunakan. Jika pengeluaran yang dihabiskan hingga akhir bulan lebih besar dari pada perencanaan pengeluaran yang ada, maka anda perlu mengajarkan anak untuk melatih diri agar tidak boros.

Mengajarkan anak cara merencanakan dan mencatat pengeluaran bisa membantu anak untuk menabung karena ketika anak sudah terbiasa, ia akan tahu berapa uang yang perlu ia simpan di tabungan. Ketika sudah dewasa, anak tidak akan memiliki kesulitan dalam manajemen uang.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengajarkan anak bagaimana cara menyimpan uang di tabungan anak. Di awali dengan mengajarkan konsep uang ke anak, anda bisa melanjutkannya dengan memberi tahu tujuan menabung, mengajak anak ke bank, dan juga mengajarkan cara merencanakan dan mencatat pengeluaran.

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGIRIMKAN KOMENTAR ANDA

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.