Proteksi

Jenis-jenis Kanker Mata dan Gejalanya yang Tak Boleh Diabaikan

PFI Mega Life
 11 Sep 2020
Penyakit kanker juga bisa menyerang mata, bahkan sampai menyebabkan kebutaan. Seperti apa gejala kanker mata yang lebih banyak diderita oleh pria ini?

Jenis-jenis Kanker Mata dan Gejalanya yang Tak Boleh Diabaikan

Tidak banyak orang yang pernah mendengar tentang kanker mata. Penyakit ini bisa dibilang tidak sepopuler jenis kanker lain seperti kanker paru, kanker usus, dan kanker payudara. Ini karena jumlah kasus kanker mata memang tidak sebanyak penyakit kanker yang lain.

Kanker mata adalah penyakit yang menyerang sel-sel pada organ penglihatan. Kanker mata terjadi saat sel-sel kanker pada jaringan mata berkembang tanpa terkendali hingga menyebabkan kerusakan pada mata. Pertumbuhan sel kanker itu bisa bersifat ganas dan bahkan berisiko menyebar ke organ tubuh lain. Selain dapat mengganggu penglihatan, penyakit ini juga bisa menyebabkan kebutaan permanen.

Lantas, apa penyebab kanker mata? Ternyata sampai hari ini para ahli belum dapat menyimpulkan penyebab utama penyakit ini. Dikutip dari situs web Alodokter, penyebab kanker mata diduga akibat terjadinya mutasi gen pada jaringan mata. Namun, belum diketahui apa yang menyebabkan terjadinya mutasi gen tersebut.

Sejumlah penelitian menyatakan, paparan zat kimia berbahaya, paparan cahaya matahari, dan paparan lampu ultraviolet terhadap mata juga memiliki hubungan dengan timbulnya kanker mata. Penyakit kanker kulit melanoma juga dikaitkan dengan timbulnya kanker pada mata.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker mata:

  • Berusia lanjut (di atas 50 tahun)
  • Berkulit putih
  • Memiliki warna mata lebih cerah seperti hijau atau biru
  • Berjenis kelamin pria
  • Memiliki sindrom turunan, seperti dysplastic nevus syndrome dan oculodermal melanocytosis
  • Memiliki tahi lalat atau bercak hitam di sekitar mata
  • Memiliki keluarga dengan riwayat melanoma intraokular

 

Selain menyerang orang dewasa, ada juga kejadian kanker mata pada anak. Gejala kanker mata antara satu orang dengan yang lain pun bisa berbeda. Perbedaan itu tergantung pada jenis kanker yang diderita serta tingkat keparahannya. Bila Anda memiliki salah satu atau beberapa faktor risiko yang telah disebutkan dan mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini, maka Anda patut waspada dan sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

  • Kehilangan sebagian atau seluruh penglihatan
  • Penglihatan kabur
  • Terdapat bintik gelap pada iris
  • Jangkauan pandangan menyempit
  • Melihat kilatan cahaya, bercak, garis bengkok, atau bayangan
  • Melihat benda-benda seperti beterbangan (floaters)
  • Ukuran dan bentuk pupil mengalami perubahan
  • Mata atau kelopak mata membengkak
  • Mata juling (strabismus)
  • Salah satu mata terlihat lebih menonjol
  • Rasa nyeri pada mata
  • Konjungtivitis (peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata bagian dalam sehingga mata terlihat merah)

 

Jenis-jenis Kanker Mata

Dalam situs web American Cancer Society dijelaskan bahwa kanker mata dapat timbul di tiga bagian utama mata, yaitu: bola mata (globe), orbita (jaringan di sekitar bola mata), dan adneksa (jaringan di sekitar mata, seperti kelopak mata, alis, dan kelenjar air mata).

Kanker yang tumbuh dan berkembang di dalam bola mata disebut melanoma intraokular. Dalam situs web Doktersehat dijelaskan bahwa jenis sel yang bermutasi pada kasus ini adalah melanosit, yaitu sel-sel penghasil pigmen (zat warna) yang terletak di jaringan uvea (bagian tengah bola mata).

Melanoma intraokular adalah jenis kanker mata yang paling banyak terjadi. Kanker ini biasanya berkembang secara perlahan dan jarang menyebar ke organ lain.

Kanker yang berkembang dari jaringan seperti usus, saraf, dan kulit di sekitar bola mata disebut kanker orbital dan adneksal.

Penyakit kanker mata dapat dibagi ke dalam dua kategori, yaitu intraokular primer dan intraokular sekunder. Kanker intraokular primer adalah sel kanker yang muncul dari dalam mata. Kanker intraokular sekunder berarti sel kanker berasal dari organ lain lalu menyebar hingga ke mata. Menurut keterangan American Cancer Society, kasus kanker intraokular sekunder lebih banyak terjadi dibandingkan intraokular primer.

Berikut jenis-jenis kanker mata:

Jenis-jenis Kanker Mata dan Gejalanya yang Tak Boleh Diabaikan

  • Melanoma Uvea

Melanoma uvea termasuk kanker intraokular. Uvea terdiri atas tiga elemen, yaitu iris, koroid, dan siliaris. Melanoma uvea paling sering ditemukan tumbuh di koroid dan siliaris. Namun, melanoma yang timbul di iris lebih muda dideteksi dibandingkan yang terjadi di koroid dan siliaris, sehingga memiliki peluang kesembuhan yang cukup baik.

  • Melanoma Konjungtiva

Melanoma ini tumbuh dan berkembang di sklera, yaitu bagian terluar struktur bola mata. Kanker ini biasanya ditandai dengan adanya noda hitam di mata. Melanoma konjungtiva lebih jarang terjadi dibandingkan melanoma uvea, tetapi persebarannya lebih agresif. Sel kanker pada melanoma konjungtiva dapat menyebar melalui darah maupun kelenjar getah bening ke organ-organ lain di tubuh, seperti paru-paru, otak, dan lever.

  • Retinoblastoma

Kanker mata ini diakibatkan oleh mutasi gen pada retina yang menyebabkan sel-sel retina membelah diri dengan cepat dan menyebar ke jaringan mata dan bagian tubuh lain. Retinoblastoma dapat menyerang salah satu atau kedua mata dan lebih banyak terjadi pada anak-anak. Kanker mata pada anak dapat terdeteksi sejak anak berusia 1 tahun.

  • Limfoma Intraokular

Kanker mata juga dapat menyebar hingga ke kelenjar getah bening yang terdapat di dalam mata. Bila ini yang terjadi, maka disebut kanker mata limfoma yang tergolong limfoma non-Hodgkin. Dalam situs web Alodokter dijelaskan bahwa limfoma intraokular juga sering muncul bersamaan dengan limfoma pada sistem saraf pusat, yaitu yang dinamakan primary central nervous system lymphoma (PCNSL).

 

Langkah-langkah Pengobatan Kanker Mata

Seseorang yang telah mendapat diagnosis kanker mata harus menjalani rangkaian pengobatan. Ada beberapa pilihan prosedur untuk pengobatan kanker mata. Dokter akan memilih prosedur yang tepat sesuai dengan jenis kanker mata yang diderita dan tingkat keparahannya.

1.  Operasi

Dalam situs web Alodokter disebutkan jenis-jenis pembedahan untuk mengobati kanker:

  • Iridektomi, yaitu pengangkatan bagian dari iris mata untuk mengobati melanoma iris berukuran kecil.
  • Iridotrabulektomi, yaitu pengangkatan bagian dari iris dan sedikit bagian luar bola mata untuk mengobati melanoma pada iris.
  • Iridosikletomi, yaitu pengangkatan bagian iris beserta sebagian badan siliaris untuk mengobati melanoma iris.
  • Reseksi transkleral, yaitu pengangkatan kanker melanoma yang terjadi pada koroid atau badan siliaris.
  • Enukleasi, yaitu pengangkatan seluruh bola mata pada melanoma yang berukuran besar. Prosedur ini juga dilakukan pada pasien yang sudah kehilangan penglihatan.
  • Eksenterasi mata, yaitu pengangkatan bola mata dan beberapa bagian lain di sekitarnya, seperti kelopak mata, otot, saraf, dan jaringan lain di rongga mata.

 

2.  Radioterapi

Prosedur ini dilakukan dengan menembakkan sinar-X berenergi tinggi pada jaringan mata yang terserang sel kanker. Ada dua jenis radioterapi untuk pengobatan kanker mata, yaitu:

  • Brakiterapi, yaitu memasukkan pelat radioaktif berukuran kecil di daerah sekitar mata yang dekat dengan jaringan kanker.
  • Radioterapi eksternal, yaitu menembakkan sinar-X ke mata, namun berisiko merusak jaringan sehat lain di sekitar kanker.

 

3.  Kemoterapi

Prosedur ini dilakukan dengan memberikan obat-obatan khusus pada pasien. Ada dua cara pemberian obat untuk kemoterapi, yaitu dengan cara disuntikkan secara langsung ke bola mata melalui pembuluh darah atau berupa pil yang diminum. Kemoterapi biasanya dipilih oleh dokter saat sel kanker sudah menyebar ke luar mata, yaitu ke jaringan atau organ tubuh lainnya.

4.  Terapi laser

Prosedur ini akan dipilih dokter bila kondisi pasien tidak memungkinkan untuk menjalani operasi atau radioterapi. Terapi laser biasanya dilakukan pada penderita melanoma intraokular dan retinoblastoma yang kecil, tetapi tidak untuk penderita limfoma intraokular. Terapi laser untuk pengobatan kanker mata terdiri dari dua cara, yaitu terapi laser transpupillary dan fotokoagulasi.

5.  Obat-obatan khusus

Prosedur ini dilakukan dengan meminta pasien mengonsumsi obat imunoterapi atau obat terapi yang ditargetkan (targeted therapy). Biasanya langkah ini menjadi pilihan saat kemoterapi tidak menunjukkan hasil yang efektif.

 

Pencegahan Kanker Mata

Jenis-jenis Kanker Mata dan Gejalanya yang Tak Boleh Diabaikan

Selain mengetahui penyebab kanker mata, Anda perlu melakukan langkah-langkah pencegahan kanker mata untuk melindungi diri dari risiko kanker mata. Ikuti rekomendasi antara lain dari American Cancer Society berikut:

  • Hindari paparan sinar matahari langsung ke mata
  • Gunakan pelindung mata, seperti kacamata dan topi saat beraktivitas di luar ruangan. Bila memungkinkan, kenakan kacamata yang dilengkapi fitur UV protection saat sinar matahari sedang terik.
  • Gunakan krim tabir surya di area wajah saat berada di luar ruangan, terutama di tempat yang terik
  • Lindungi diri dari risiko HIV karena penyakit ini merupakan salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko limfoma intraokular
  • Lakukan pemeriksaan dini bila ada anggota keluarga dengan riwayat retinoblastoma

 

Selain melakukan langkah-langkah pencegahan kanker mata, Anda juga perlu mempraktikkan upaya perlindungan lain dari risiko kerugian finansial akibat sakit. Kanker adalah penyakit yang membutuhkan biaya pengobatan besar. Sebaiknya lakukan langkah-langkah antisipasi untuk melindungi diri maupun keluarga dari risiko kerugian finansial akibat sakit.

Salah satu upaya melindungi diri dari kerugian finansial akibat sakit adalah dengan memiliki asuransi. Asuransi kesehatan khususnya dapat membantu Anda dalam hal pembiayaan konsultasi ke dokter, obat-obatan, pemeriksaan medis, serta rawat inap.

Selain itu ada juga asuransi untuk penyakit kritis, yang akan membantu Anda dalam pembiayaan saat Anda mendapat diagnosis penyakit kritis. Bagi Anda yang memiliki faktor risiko terhadap sejumlah penyakit kritis, sebaiknya miliki perlindungan khusus bagi masa depan Anda. Dengan begitu, bila suatu hari Anda harus menjalani pengobatan, Anda tidak akan kebingungan mencari dana untuk membiayainya.

PFI Mega Life adalah perusahaan asuransi yang menyediakan berbagai solusi dan produk asuransi untuk memenuhi kebutuhan perlindungan bagi Anda dan keluarga Anda. Setiap orang dan keluarga tentu memiliki kebutuhan perlindungan yang berbeda-beda. Karnea itu, solusi perlindungan yang ditawarkan oleh PFI Mega Life disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Anda, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Asuransi Mega Comforta dari PFI Mega Life adalah produk asuransi jiwa berjangka yang memberikan manfaat. Di antaranya adalah perlindungan asuransi jiwa dilengkapi perlindungan terhadap penyakit kritis dan manfaat meninggal dunia akibat kecelakaan. Jaga selalu kesehatan jantung Anda dan lindungi diri dari risiko kerugian finansial akibat sakit dengan memiliki asuransi kesehatan.

Jaga selalu kesehatan mata Anda, ketahui penyebab kanker mata, kenali gejala kanker mata, dan miliki perlindungan dari risiko kerugian finansial akibat sakit agar Anda dapat memiliki masa depan yang nyaman.

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.