Proteksi

Alasan Pentingnya Punya Asuransi di Usia Produktif

PFI Mega Life
 31 Okt 2019
Jangan tunggu sampai tua dan sakit untuk punya asuransi kesehatan. Percayakan perlindungan diri dan keluarga pada PFI Mega Life sejak masih usia produktif.

Usia produktif adalah usia dimana seseorang masih bisa aktif bekerja dan melakukan berbagai hal produktif. Rata-rata usia produktif orang Indonesia adalah mulai dari 17 tahun hingga 65 tahun. Usia tersebut biasanya diisi dengan berbagai kegiatan bermanfaat seperti menempuh pendidikan atau meniti karir. 

Selain menempuh pendidikan dan bekerja, banyak kegiatan yang bisa lebih leluasa dilakukan di usia produktif. Misalnya pergi traveling, berkumpul bersama teman, dan lain-lain. Semua kegiatan yang dilakukan di usia produktif erat kaitannya dengan kondisi fisik yang masih prima dan waktu yang rasanya tak terbatas. 

Mengapa Penting untuk Punya Asuransi di Usia Produktif?

 

Kondisi fisik yang masih prima memang menjadi asset paling berharga yang dimiliki oleh orang-orang di usia produktif. Sayangnya tak semua orang bisa menjaga asset tersebut dengan baik. Banyak orang yang abai menjaga kesehatan di usia produktif sehingga berdampak buruk pada kesehatannya di hari tua. 

Kebiasaan buruk yang sering dilakukan dan bisa berdampak buruk pada kesehatan di hari tua antara lain adalah:

  • Makan Sembarangan

Efek buruk dari mengkonsumsi makanan yang kurang sehat mungkin tak akan terasa secara langsung. Namun hal itu pasti berdampak buruk bagi kesehatan ketika kondisi sudah fisik sudah menurun. 

Baca Juga: Begini Pentingnya Punya Asuransi Penyakit Kritis

 

Misalnya kebiasaan mengkonsumsi makanan berpengawet buatan di usia muda, sangat mungkin menyebabkan penyakit kanker di kemudian hari. Begitu pula dengan kebiasaan makan yang tak terjaga kebersihannya serta tak teratur waktunya. Anda yang masih dalam usia produktif harus mengurangi kebiasaan semacam ini agar kesehatan tetap terjaga hingga hari tua. 

  • Kerja Tak Tahu Waktu

Tak sedikit orang yang berpikiran untuk bekerja segiat-giatnya dan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya di usia produktif. Pemikiran seperti itu memang taka da salahnya. Tapi bukan berarti Anda bisa mengabaikan kebutuhan tubuh akan istirahat yang cukup. 

Kebiasaan bekerja tak tahu waktu akan mendatangkan efek yang sangat buruk bagi tubuh. Efek tersebut bisa datang dalam waktu dekat maupun di hari tua kelak. Salah satu penyakit yang mungkin menyerang karena kebiasaan buruk ini adalah penyakit jantung. 

Kerja tak tahu waktu, apalagi ditambah tuntutan kerja yang tinggi, bisa menyebabkan stress. Kondisi ini kemudian bisa menjadi sumber penyakit baru. Anda pasti sudah sering mendengar bahwa stress bisa sangat mempengaruhi kondisi tubuh dan menyebabkan banyak penyakit. 

  • Malas Berolahraga

Kebiasaan berikutnya yang bisa merusak kesehatan di hari tua adalah malas berolahraga. Banyak orang yang di usia produktifnya lebih sibuk bekerja dan bersenang-senang tanpa mau menyediakan waktu untuk olahraga. Padahal kegiatan yang satu ini amat penting untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima. 

Kebiasaan malas berolahraga harus dibuang sejauh mungkin. Biasakan untuk melakukan aktivitas fisik sejak muda minimal 1 hingga 2 kali dalam seminggu. Anda akan merasakan manfaat nyata dari rajin berolahraga ketika usia sudah tak lagi muda 
 

Jika pada usia produktif kebiasaan-kebiasaan di atas terus dilakukan maka risiko penyakit akan menginitai hari tua. Padahal sakit adalah kondisi yang akan menguras kondisi keuangan karena ongkos rumah sakit terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. 

Besarnya dana yang dibutuhkan ketika jatuh sakit membuat keberadaan asuransi kesehatan amatlah penting. Asuransi kesehatan sendiri cukup banyak jenisnya. Setiap orang perlu memahami apa yang menjad kebutuhannya agar dapat memilih asuransi kesehatan pribadi maupun asuransi kesehatan keluarga yang tepat. 

 

Jenis Asuransi yang Tepat Dimiliki Sejak Usia Produktif

 

Dari sekian banyak jenis asuransi yang ada, asuransi kesehatan rawat inap dan asuransi jiwa adalah yang paling penting untuk dimiliki. Keduanya memiliki manfaat yang cukup besar dalam memberikan proteksi di bidang kesehatan. Manfaat asuransi kesehatan rawat inap antara lain adalah:

  • Bisa Menikmati Fasilitas Kesehatan yang Layak Tanpa Khawatir Masalah Biaya

Asuransi kesehatan rawat inap adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat berupa uang santunan ketika nasabah sebagai pihak tertanggung harus menjalani rawat inap. Adanya manfaat ini membuat nasabah bisa menjalani rawat inap dengan fasilitas yang layak tanpa perlu mengkhawatirkan masalah biaya. 

  • Tak Khawatir Kebutuhan di Rumah Terbengkalai

Di masa depan, Anda mungkin sudah mempunyai keluarga yang segala kebutuhannya harus ditanggung. Ketika Anda harus menjalani rawat inap di rumah sakit, Anda tak perlu khawatir kebutuhan mereka yang ditinggal di rumah akan terbengkalai. 

Uang pertanggungan dari asuransi rawat inap bisa dialihkan untuk membiayai kebutuhan keluarga di rumah. Dengan begitu Anda bisa menjalani pengobatan dengan tenang dan fokus pada kesembuhan.
 

Sementara manfaat asuransi jiwa adalah:

  • Melindungi Keluarga dari Kemungkinan Terburuk 

Asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang uang pertanggunugannya bisa diklaim ketika pihak tertanggung meninggal dunia atau mengalami risiko cacat berat. Nantinya uang pertanggungan tersebut akan diterima oleh ali waris yang sudah disepakati sebelumnya. 

Uang pertanggungan tersebut akan melindungi keluarga dari risiko terburuk jika Anda sebagai salah satu tulang punggung mengalami hal tak terduga. Memiliki asuransi kesehatan jenis ini adalah pilihan paling bijak untuk  memproteksi orang-orang yang disayangi. 

  • Menjadi Pilihan Investasi yang Menguntungkan

Beberapa jenis asuransi jiwa bisa dimanfaatkan sebagai asset investasi, contohnya adalah produk unit link. Jadi, selain nantinya ada manfaat yang bisa diklaim, pemegang polis juga akan mendapatkan keuntungan dari uang premi yang dikelola dengan skema investasi oleh pihak perusahaan asuransi yang dipercaya. 

Jika berniat berinvestasi dengan cara ini, maka Anda harus memilih perusahaan asuransi dengan seksama. Tujuannya adalah agar keuntungan yang didapat bisa maksimal. Apalagi asuransi jiwa berbasis investasi memiliki risiko yang cukup besar. 

 

Tips Memiliki Asuransi Sejak Usia Produktif

 

Setelah membaca beberapa hal di atas, kini waktunya Anda segera memiliki asuransi sebagai bentuk proteksi diri. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk dapat memiliki asuransi kesehatan sejak usia produktif.

Pertama, cari tahu terus tentang manfaat dan pentingnya asuransi agar Anda semakin yakin untuk memilikinya. Dengan memahami keuntungan apa saja yang bisa didapat dengan asuransi, Anda juga akan semakin semangat menyisihkan pendapatan bulanan untuk  membayar premi. 

Kedua, Pahami betul perlindungan seperti apa yang Anda butuhkan dan jenis asuransi seperti apa yang cocok untuk memenuhinya. Asuransi kesehatan pribadi dan asuransi kesehatan keluarga harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan yang Anda. Jangan ragu untuk membandingkan antara produk dari perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya. 

Terakhir, milikilah asuransi sesegera mungkin. Meskipun manfaat asuransi kesehatan baru dapat dirasakan ketika Anda jatuh sakit atau mengalami risiko lain, namun kepemilikannya harus dilakukan dengan segera. 

Jangan menunggu hingga jatuh sakit untuk memiliki asuransi. Milikilah sesegera mungkin ketika kondusi masih produktif dan sehat sepenuhnya. Semakin cepat memiliki asuransi berarti semakin cepat pula Anda melindungi diri sendiri dari berbagai risiko buruk yang selalu mungkin terjadi. 

Tak perlu bingung dalam memilih. Untuk urusan asuransi kesehatan Anda dan keluarga, percayakan selalu pada PFI Mega Life. 

 

Baca Juga: Cara Mudah Klaim Asuransi Rawat Inap
 

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.