Investasi

Kenapa Seseorang Harus Melakukan Investasi?

PFI Mega Life
 25 Mar 2021
Berinvestasi bukan lagi sekadar pilihan, namun sudah menjadi kebutuhan. Investasi menguntungkan dapat membantu mewujudkan masa depan yang lebih sejahtera!

Kenapa Seseorang Harus Melakukan Investasi

Saat kecil, kita diajarkan untuk rajin menabung. Menginjak dewasa, kebutuhan setiap orang bertambah sehingga biaya hidup pun terus meningkat. Salah satu cara untuk dapat memenuhi kebutuhan di masa depan yang terus bertambah adalah dengan melakukan investasi yang berpotensi menguntungkan.

Investasi adalah kegiatan penanaman modal untuk mendapatkan potensi keuntungan di kemudian hari. Keuntungan tersebut bisa untuk bermacam-macam tujuan yang memerlukan biaya besar, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang. Beberapa contoh tujuan investasi: mempersiapkan dana darurat, dana liburan, dana pernikahan, dana pendidikan, dana pensiun, dana umrah, membeli rumah, dan sebagainya. Peluang Anda untuk mewujudkan berbagai tujuan itu lebih besar jika melakukan investasi daripada hanya menabung.

 

Meningkatkan Nilai Aset atau Kekayaan

Kenapa Seseorang Harus Melakukan Investasi

Dengan berinvestasi, kekayaan dan nilai aset yang Anda miliki akan meningkat. Hal ini tidak terjadi pada kegiatan menabung, yang justru mengalami kebalikannya. Bunga yang ditawarkan untuk produk tabungan umumnya kecil dan berselisih sedikit dari inflasi, yaitu naiknya harga-harga barang dan jasa di suatu negara dalam jangka waktu berkelanjutan akibat ketidakseimbangan antara ketersediaan barang dan uang.

Alih-alih bertambah, dana yang Anda taruh di tabungan nilainya akan menurun atau minimal tetap sama. Oleh karena itu, bila Anda ingin meningkatkan nilai aset atau kekayaan, cara yang paling tepat adalah melakukan investasi menguntungkan.

Namun, saat ini kesadaran masyarakat Indonesia untuk berinvestasi masih tergolong rendah. Masih banyak orang yang belum melakukan investasi karena tidak memahami pentingnya atau besarnya manfaat yang akan diperoleh dari tindakan ini.

Selain itu, masih banyak pula yang beranggapan investasi adalah kegiatan yang membutuhkan modal besar sehingga baru bisa dilakukan saat seseorang sudah mencapai kesuksesan atau kemapanan finansial. Padahal, kini ada banyak produk investasi yang sangat terjangkau dan bahkan dapat dimiliki oleh Anda yang baru mengawali karier.

Dalam situs Investor, anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan pentingnya menanamkan kebiasaan menabung dan berinvestasi kepada milenial sejak dini. Saat ini, jumlah kelompok milenial (penduduk yang berusia 25–40 tahun) 30% dari total populasi Indonesia. Namun, literasi keuangan kelompok usia produktif tersebut masih tergolong rendah, termasuk dalam hal investasi.

Padahal, berinvestasi merupakan salah satu langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjaga keamanan finansial. Dengan perencanaan investasi yang baik, kesejahteraan Anda tidak terganggu, Anda akan memperoleh pendapatan tambahan, dan bisa mewujudkan masa depan yang lebih baik.

 

3 Alasan Pentingnya Melakukan Investasi

Kenapa Seseorang Harus Melakukan Investasi

Berikut sejumlah alasan yang dapat mendorong Anda agar segera melakukan investasi menguntungkan.

1.  Menabung saja tidak cukup

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, bunga atau keuntungan yang ditawarkan oleh tabungan tidak terlalu besar. Bila angka inflasi menyamai atau bahkan melebihi bunga tabungan, dana Anda bukannya bertambah, tetapi justru tergerus.

2.  Menawarkan potensi keuntungan yang besar

Tujuan utama investasi adalah memperoleh keuntungan di kemudian hari. Jadi, instrumen investasi yang ada memang dirancang untuk memberikan return of investment yang memuaskan. Semakin berkembang aset atau dana yang Anda investasikan, maka return atau keuntungan yang akan Anda peroleh pun berpotensi ikut bertambah.

3.  Mempersiapkan masa depan yang cerah

Setiap tahun, biaya hidup mengalami kenaikan di banyak aspek, termasuk yang mendasar seperti biaya pendidikan dan biaya medis. Biaya pendidikan untuk anak sekarang dengan 5 atau 10 tahun lagi, misalnya, selisihnya cukup jauh.

Anda dapat mempersiapkan biaya tersebut mulai sekarang dengan melakukan investasi menguntungkan. Dengan begitu, 5 atau 10 tahun lagi dana yang Anda investasikan akan berkembang mencapai jumlah yang mencukupi untuk membayar biaya pendidikan yang telah Anda estimasikan saat ini.

 

10 Jenis Investasi Menguntungkan

Kenapa Seseorang Harus Melakukan Investasi

Saat ini terdapat banyak jenis investasi yang dapat Anda pilih sesuai dengan tujuan yang ingin Anda raih. Perlu Anda ketahui bahwa berbeda dengan menabung, dalam investasi terdapat risiko kerugian. Tingkat risiko investasi biasanya sebanding dengan imbal hasil yang diharapkan atau istilahnya high risk, high return dan low risk, low return.

Dengan kata lain, keuntungan investasi yang besar biasanya terdapat di instrumen investasi dengan risiko tinggi, seperti reksa dana saham. Keuntungan yang ditawarkan oleh investasi ini bisa mencapai dua digit. Sementara, investasi yang berisiko rendah misalnya deposito, yang menawarkan keuntungan sekitar 5 persen.

Pastikan Anda memahami investasi mana yang paling tepat atau berpotensi memberikan keuntungan terbaik bagi Anda. Karena setiap orang memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda, maka instrumen investasi yang tersedia pun bermacam-macam. Sebaiknya hindari melakukan investasi dengan alasan mengikuti teman atau tergiur keuntungan yang besar tanpa melakukan perhitungan yang teliti.

Sebelum memilih jenis investasi menguntungkan, ketahui dulu tujuan Anda melakukan investasi. Pengetahuan itu dapat membantu Anda dalam memilih instrumen investasi yang tepat dan sesuai dengan tujuan yang ingin Anda wujudkan.

Berikut jenis-jenis investasi yang menjanjikan:

1.  Investasi Saham

Saham adalah dokumen berharga yang mampu menampilkan bagian kepemilikan dari suatu perusahaan. Investasi saham tergolong berisiko tinggi, namun menawarkan keuntungan yang tinggi pula. Umumnya, investasi saham direkomendasikan untuk Anda yang ingin melakukan investasi menguntungkan jangka panjang.

Selain itu, sebagai pemegang saham suatu perusahaan, Anda akan memperoleh dividen (laba perusahaan) dan capital gain (kenaikan harga saham) bila performa bisnis perusahaan positif.

2.  Investasi Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang dapat diperjualbelikan. Dikutip dari situs OJK, obligasi berisi janji dari pihak yang menerbitkan Efek untuk membayar imbalan berupa bunga (kupon) pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada akhir waktu yang telah ditentukan, kepada pihak pembeli obligasi tersebut.

Obligasi bisa diterbitkan oleh pemerintah maupun korporasi. Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia: Sukuk Ritel, Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Tabungan, dan Saving Bond Ritel (SBR). Obligasi korporasi bisa diterbitkan oleh perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berinvestasi di obligasi berarti Anda memberikan pinjaman kepada pemilik obligasi. Investasi obligasi memiliki jangka waktu tertentu. Di akhir periode perjanjian, penerbit obligasi akan mengembalikan modal yang dipinjamkan beserta bunga sebagai keuntungan pembeli obligasi.

3.  Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana merupakan wadah untuk menghimpun dana dari berbagai pihak untuk diinvestasikan di instrumen-instrumen pasar keuangan. Dana yang dihimpun di reksa dana akan diwujudkan ke dalam surat berharga, seperti saham dan obligasi.

Pada reksa dana pendapatan tetap, minimal 80 persen dari dana yang dihimpun dialokasikan ke obligasi, sedangkan sisanya di instrumen lain. Investasi ini termasuk yang berisiko rendah. Estimasi keuntungan dari reksa dana pendapatan tetap lebih dari 10 persen setiap tahunnya.

4.  Investasi Reksa Dana Saham

Reksa dana saham berbeda dengan investasi saham. Dibandingkan jenis reksa dana lainnya, reksa dana saham memiliki tingkat risiko paling tinggi. Jenis investasi ini cocok untuk tujuan jangka panjang, seperti dana pendidikan atau dana pensiun.

5.  Reksa Dana Campuran

Investasi ini menaruh dana di beberapa efek sekaligus, yaitu saham, surat utang, dan pasar uang. Keuntungan yang ditawarkan instrumen investasi ini lebih besar dibandingkan reksa dana pendapatan tetap. Sementara, tingkat risiko reksa dana campuran lebih rendah dibandingkan reksa dana saham.

6.  Investasi Reksa Dana Pasar Uang

Pada investasi jenis ini, seluruh dana ditempatkan di deposito dan obligasi. Investasi reksa dana pasar uang memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan investasi lain sehingga return yang ditawarkan pun relatif lebih kecil. Namun, berbeda dengan deposito, investasi ini bersifat liquid atau mudah dicairkan dengan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun.

7.  Deposito Berjangka

Investasi deposito biasanya memiliki jangka waktu tertentu, antara 3 bulan hingga 24 bulan. Selama kurun waktu uang Anda disimpan di deposito, Anda tidak dapat mengambil atau mencairkannya.

Deposito termasuk instrumen investasi berisiko rendah dan aman. Keuntungan yang ditawarkan produk ini umumnya lebih rendah dibandingkan produk investasi lain. Selain itu, dana yang disimpan dalam bentuk deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga dana Anda tidak akan hilang bila bank atau pengelola investasi mengalami masalah.

8.  Investasi Foreign Exchange (Forex) Trading

Forex adalah mata uang asing. Sama seperti investasi saham, forex trading termasuk high risk, high return karena volatilitas harganya tinggi dan volume trading-nya besar sehingga memungkinkan trader (pialang) memperoleh keuntungan maksimal.

Dalam forex trading, trader akan menjual atau membeli mata uang yang dijual dari satu pihak ke pihak lain di pasar yang tengah berlangsung dengan harga yang disesuaikan. Untuk dapat memperoleh keuntungan maksimal dan terhindar dari kerugian, trader harus mampu mengamati pergerakan pasar. Pasalnya, harga pasar tidak bisa direkayasa karena benar-benar menggambarkan permintaan dan penawaran mata uang di seluruh dunia.

9.  Investasi Emas

Jenis investasi menguntungkan ini bisa dibilang lebih sederhana dibandingkan investasi lain. Anda cukup membeli emas, baik berupa logam mulia emas murni atau perhiasan, lalu menyimpannya. Setiap tahun, harga emas cenderung mengalami kenaikan yang stabil walaupun tidak terlalu besar. Tetapi, bila Anda berhasil menyimpan emas selama belasan atau puluhan tahun, nilainya pasti mengalami kenaikan yang signifikan.

Anda dapat membeli emas murni di kantor Antam ataupun agen investasi emas terpercaya. Emas murni yang tersedia memiliki berat yang beragam, mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Pastikan Anda menyimpannya di tempat yang aman, seperti di dalam brankas atau di safe deposit box di bank.

10.  Investasi Properti

Investasi ini membutuhkan modal cukup besar, tetapi return yang ditawarkan pun termasuk lebih besar dibandingkan investasi lain. Setelah membeli suatu properti, Anda dapat memperoleh keuntungan dengan menunggu sampai harganya naik atau menyewakannya untuk mendapatkan passive income.

Tak bisa dipungkiri, harga properti cenderung meningkat dari tahun ke tahun sehingga berpotensi memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Keuntungannya bahkan bisa mencapai lebih dari dua kali lipat. Namun, investasi ini tidak bersifat liquid dan membutuhkan waktu untuk bisa dicairkan. Anda juga perlu menyiapkan biaya perawatan agar kondisi properti terjaga dengan baik.

Bagaimana? Apakah Anda sudah menentukan jenis investasi menguntungkan yang paling sesuai dengan kondisi dan tujuan Anda? Ingatlah agar tidak menunda-nunda langkah berinvestasi. Sebagian dari jenis investasi di atas bahkan dapat Anda lakukan dengan modal di bawah satu juta Rupiah. Namun sebelum berinvestasi, pastikan Anda sudah memenuhi kebutuhan utama serta asuransi kesehatan dan jiwa untuk perlindungan diri Anda.

Saat ini, sudah ada produk asuransi yang dibarengi dengan manfaat investasi, seperti pada produk Mega Prima Link dari PFI Mega Life. Mega Prima Link merupakan produk asuransi jiwa yang dibarengi dengan asuransi. Mega Prima Link mengalokasikan seluruh dana premi pesertanya ke instrumen investasi sejak tahun ketiga. Tak perlu khawatir nilai investasi Anda minim dari produk ini sebab sebagian besar nilai premi justru akan dialokasikan ke pasar saham dan reksadana yang memiliki potensi memberi keuntungan bagi Anda.

Semakin cepat Anda berinvestasi, perencanaan masa depan pun semakin tertata, dan potensi keuntungan yang akan Anda dapatkan bisa semakin besar.

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.