Finansial

Tips Finansial Bagi Pasangan Muda

PFI Mega Life
 31 Okt 2019
Menikah memang menyenangkan, tapi merencanakan keuangan setelah itu lumayan memusingkan. Lindungi asuransi agar tak ada rencana keluarga yang harus tertunda.

Ketika memutuskan menikah akan ada banyak hal yang berubah. Masalah finansial adalah salah satu yang sudah pasti akan mengalami perubahan. Penghasilan dan pengeluaran yang tadinya serba untuk diri sendiri kini harus direncanakan bersama pasangan. 

Perencanaan finansial bagi pasangan muda ini akan lebih rumit dibanding apa yang dibayangkan. Apalagi jika masih harus ditambah cicilan membeli rumah, kendaraan, dan lain-lain. Perencanaan keuangan sebagai pasangan harus dilakukan sebaik mungkin agar bisa selalu stabil. 

Jika berbicara masa depan, maka pasangan muda juga sebaiknya mempertimbagkan untuk memulai investasi jangka panjang. Keberadaan investasi ini akan mengamankan finansial keluarga dalam jangka waktu bertahun-tahun ke depan. 

Keberadaan investasi jangka panjang akan memudahkan pembiayan berbagai kebutuhan keluarga, misalnya kebutuhan pendidikan anak di masa depan. Seperti diketahui biaya pendidikan yang berkualitas terus mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun. 

Demikian pula halnya dengan masalah kesehatan. Tentunya tak ada orang yang mau menderita penyakit kritis di hari tuanya. Namun mengingat hidup selalu penuh dengan hal tak terduga, tak ada salahnya mengantisipasi hal tersebut. Investasi janga panjang dan mempersiapkan dana darurat adalah cara terbaik untuk mengantisipasinya. 

 

Pengeluaran Terbesar Pasangan Muda

 

Hidup berdua berarti mempunya 2 sumber pendapatan. Banyak pasangan muda yang terkecoh oleh hal tersebut dan menganggap hidup bisa menjadi jauh lebih ringan. Padahal tidak demikian halnya. Survey yang dilakukan BPS menemukan bahwa ada 5 hal yang menjadi sumber pengeluaran terbesar pasangan muda, yakni:

  1. Hotel dan Restoran

    Penghasilan terbesar para pasangan muda rupanya tak jauh-jauh dari gaya hidup. Traveling bersama pasangan memang menjadi hal yang menyenangkan, dan menginap di hotel menghabiskan cukup banyak biaya. 

    Selain hotel, kebiasaan untuk menikmati makanan di luar rumah juga rupanya menguras kocek para pasangan muda ini dengan cukup dalam. Banyak pasangan muda yang menciptakan quality timenya dengan menikmati makanan bersama pasangan di restoran. Padahal jika dihemat uang yang ada bisa digunakan untuk membeli investasi jangka panjang terbaik.

  2. Transportasi dan Komunikasi

    Ketika suami dan istri sama-sama bekerja maka kebutuhan akan transportasi dan komunikasi tak bisa dielakkan lagi. Dua hal ini rupanya menguras kocek cukup dalam. Pengeluaran untuk transportasi akan lebih besar lagi jika setelah menikah langsung memutuskan untuk membeli kendaraan dengan sistem kredit. 

    Kebutuhan komunikasi berkutat pada pulsa, data internet, dan lain-lain. Jika tak menggunakan wifi maka kebutuhan di komunikasi ini bisa sangat membengkak. Kebutuhan komunikasi akan jauh lebih besar lagi jika salah satu atau kedua belah pihak adalah tipe orang yang senang mengikuti tren alat komunikasi atau dengan kata lain senang berganti-ganti ponsel.

  3. Makanan dan Minuman 

    Berdasarkan survey, ditemukan fakta bahwa pasangan muda yang sama-sama bekerja lebih senang membeli dan menyimpan makanan jadi ketimbang membeli bahan makanana dan mengolahnya. Hal itu bisa dipahami jika pertimbangannya adalah waktu dan tenaga. 

    Membeli makanan dan minuman jadi memang terasa lebih mudah. Namun tak bisa dipungkiri bahwa biaya yang harus dikeluarkan juga lebih besar ketimbang membeli bahan makanan dan mengolahnya sendiri.

    Belanja makanan dan minuman ada di urutan ketiga sumber pengeluaran terbesar pasangan muda. Akan sangat baik jika hal ini bisa disiasati karena berarti ada lebih banyak uang untuk ditabung atau disiapkan untuk investasi jangka panjang. 

  4. Kesehatan dan Pendidikan 

    Hal berikutnya yang menghabiskan pundi-pundi rupiah para pasangan muda sehingga sulit memiliki investasi jangka panjang terbaik adalah kesehatan dan pendidikan. Gaya hidup sehat yang kurang dijaga dan tingkat stress yang tinggi memang membuat pasangan muda yang bekerja di kota ini lebih rentan jatuh sakit. Sementara biaya kesehatan terus meningkat dari waktu ke waktu.

    Demikian pula halnya dengan pendidikan. Beberapa orang tetap menjadikan pendidikan prioritas meskipun sudah menikah. Hal itu dibuktikan dengan adanya orang yang melanjutkan studi S2 dengan status sudah menikah. Alokasi dana untuk studi ini tentunya tak sedikit. 

  5. Konsumsi Rumah Tangga

    Di luar dugaan konsumsi rumah tangga justru tak terlalu banyak menguras finansial para pasangan muda. Adapun konsumsi rumah tangga yang dimaksud adalah sembako, perlengkapan untuk mengurus rumah, biaya air, listri, dan lain-lain.

    Tak terlalu besarnya angka konsumsi rumah tangga bisa jadi disebabkan rutinitas pasangan muda yang justru sebagian besarnya dihabiskan di tempat kerja. Bahkan pada akhir pekan sekalipun beberapa pasangan lebih suka menghabiskan waktu dengan mencari kesenanga di luar rumah. 
     

Baca Juga: Fakta Biaya Rawat Inap di ICU

 

Cara Mengatur Keuangan yang Tepat Bagi Pasangan Muda

 

Pengaturan finansial memang tak selalu bisa dipukul rata. Semua harus disesuaikan dengan pemasukan yang ada, kebutuhan yang tentunya berbeda-beda, dan kondisi lain yang mengirinya. Tapi ada beberapa prinsip finansial yang harus dipahami dan diterapkan agar kondisi finansial sebagai pasangan muda tidak berantakan. Berikut adalah tips yang perlu dipahami:

  • Memperbaiki Kebiasaan 

Pada fase awal pernikahan mungkin kedua belah pihak belum sama-sama memahami pentingnya punya perencanaan keuangan. Sangat besar juga salah satu atau kedua-duanya punya kebiasaan yang tak baik untuk kondisi finansial. Hal itu perlu diperbaiki sejak awal pernikahan. 

Pasangan muda perlu sama-sama memahami bahwa perencaaan keuangan, baik jangka pendek maupun panjang, amat penting dalam menjaga kestabilan finansial. Jangan lupa untuk mendiskusikan kebiasaan yang dimiliki dan sejauh mana kebiasaan yang membutuhkan dana bisa ditolerir. 

  • Menjaga Komitmen untuk Menjalankan Rencana Finansial

Sebagus apapun rencana finansial yang dibuat tentu taka da artinya jika tak dijalankan pasangan muda dengan penuh komitmen. Sebagai langkah awal buatlah perencanaan keuangan yang matang. Tentukan apa saja yang menjadi prioritas di setiap jangka waktu tertentu dan berapa uang yang harus dianggarkan.

Ketika perencanaan dirasa sudah siap, buatlah komitmen bersama pasangan Anda bahwa rencana finansial tersebut akan dijalankan dengan disiplin. Ingatlah selalu bahwa perencanaan finansial sudah termasuk anggaran untuk menabung dan investasi jangka panjang. 

  • Persiapkan Dana Darurat 

Perencanaan finansial yang baik harus selalu menyertakan dana darurat di dalamnya. Jika tidak, perencanaan yang sudah disusun sebaik-baiknya bisa jadi berantakan karena ada hal-hal tak terduga. Contohnya adalah ketika harus masuk rumah sakit dan menjalankan rawat inap. 

Dana darurat adalah dana yang memang khusus disimpan dan hanya akan disimpan ketika terjadi hal yang tak terduga. Pasangan muda perlu menganggarkan uang yang akan disimpan sebagai dana darurat setiap bulannya. Hal ini akan memastikan kondisi finansial tetap stabil di saat-saat tak terduga. 

  • Persiapkan Investasi Jangka Panjang

Kebutuhan hidup pasti akan terus bertambah, apalagi bagi pasangan muda yang tengah sibuk merencanakan berbagai hal untuk masa depan. Investasi jangka panjang saham bisa menjadi jalan keluar bagi pasangan muda yang bingung masalah pembiayaan. 

Contoh asuransi jangka panjang adalah tanah dan property lainnya. Nilai kedua benda tersebut sudah dipastikan akan terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu sehingga cocok dijadikan pilihan investasi jangka panjang. 

  • Gunakan Asuransi 

Dewasa ini asuransi menjadi hal yang tak kalah pentingnya dari tabungan, investasi, dan dana darurat. Keberadaan asuransi akan menjaga kestabilan finansial dan menjadi proteksi diri yang paling banyak membantu di saat-saat tak terduga. 

Asuransi sendiri ada banyak sekali jenisnya. Pasangan muda perlu jeli dalam memilih jenis asuransi apa yang paling sesuai untuk menjawab kebutuhan proteksi diri. Sejauh ini, asuransi rawat inap menjadi salah satu jenis yang sangat wajib untuk dimiliki. 

Asuransi rawat inap, misalnya seperti Mega Hospita Investa yang ditawarkan oleh PFI Mega Life, akan memberikan manfaat yang sangat membantu saat nasabahnya dirawat inap. Manfaat yang dimaksud berupa uang santunan, sehingga nasabah jadi bebas nombok.
 

Setelah membaca tips di atas, Anda tentu memahami bahwa perencanaan finansial sebaik apapun bisa berantakan jika tidak dilindungi oleh dana darurat dan asuransi. Segera miliki Mega Hospita Investa agar Anda bisa merencanakan finansial untuk masa depan dengan lebih leluasa.

 

Baca Juga: Cara Mudah Klaim Asuransi Rawat Inap

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.