Finansial

5 Prinsip Perencanaan Finansial yang Wajib Dipahami oleh Pasangan Muda

PFI Megalife
 19 Sep 2018
Banyak yang harus dipersiapkan oleh pasangan muda dalam membangun keluarga yang harmonis. Salah satunya adalah menerapkan 5 prinsip perencanaan finansial agar keuangan keluarga bisa terus tumbuh secara sehat

pasangan muda sedang memasak

Ada banyak tantangan yang perlu dihadapi oleh pasangan muda yang baru menikah. Dengan berakhirnya persiapan resepsi pernikahan bukan berarti masalah pernikahan sudah berakhir. Justru itu adalah awal dari berbagai tantangan lain yang akan muncul. Salah satunya, adalah tantangan menjalankan perencanaan finansial bersama dengan cermat.

Rasanya Anda setuju bahwa finansial memegang peran vital dalam kehidupan berkeluarga. Dengan banyaknya kebutuhan yang perlu disiapkan, berkeluarga tanpa memiliki perencanaan finansial yang matang adalah tindakan yang ceroboh. Agar Anda terhindar dari itu, coba terapkan 5 prinsip perencanaan finansial bagi pasangan muda ini:

Prinsip Perencanaan Finansial yang Wajib Dipahami 

1. Transparansi Keuangan Sejak Awal

perencanaan dana

Transparansi atau keterbukaan adalah modal paling awal untuk memiliki kestabilan finansial dalam rumah tangga. Di sinilah komunikasi akan memegang peranan penting, karena Anda dan pasangan harus saling terbuka atas penghasilan dan pengeluaran masing-masing. Ketika Anda sudah saling terbuka, baru Anda bisa mulai membuat perencanaan finansial bersama.

Sebagai pasangan yang baru menikah, terbuka tentang semua hal memang bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, apabila Anda dan pasangan saling tertutup dalam urusan finansial, besar kemungkinan roda keuangan dalam rumah tangga Anda akan sulit berjalan mulus. Tanpa adanya transparansi, Anda tidak bisa mencatat berbagai kebutuhan keluarga yang perlu Anda bayarkan. Bahkan, bisa jadi Anda tidak tahu harus menabung seberapa besar setiap bulannya.

Dampaknya, Anda tidak bisa mengenali keadaan finansial keluarga Anda sendiri sehingga mustahil untuk membuat perencanaan finansial yang matang.

2. Miliki Rencana Jangka Panjang

Berkeluarga adalah proses yang sangat panjang. Ada begitu banyak hal yang akan Anda dan pasangan hadapi, dan banyak di antaranya membutuhkan persiapan dari jauh-jauh hari. Contohnya seperti persiapan membeli rumah, persiapan pendidikan anak, memilih polis asuransi jiwa, hingga persiapan untuk masa pensiun. Hal-hal semacam itu tentu bukan suatu perkara yang bisa diselesaikan dalam satu atau dua minggu.

Melihat kebutuhan itu, membuat perencanaan finansial jangka panjang adalah hal yang bijak. Anda jadi bisa mengatur keuangan keluarga untuk memenuhi kebutuhan di atas satu per satu. Memiliki rencana juga membuat Anda memiliki skala prioritas, sehingga Anda terhindar dari gaya hidup boros yang kurang perlu.

3. Hindari Berhutang untuk Hal yang Kurang Perlu

Berhutang sebetulnya tidak selalu berarti buruk. Ada beberapa hutang yang memang bisa memberikan peluang untuk Anda meningkatkan status ekonomi Anda, seperti hutang untuk modal usaha contohnya. Namun, Anda perlu ingat bahwa Anda membutuhkan perhitungan yang sangat cermat sebelum akhirnya memutuskan berhutang.

Salah satu bentuk berhutang yang sering diremehkan namun sebenarnya cukup berbahaya adalah kartu kredit. Kartu kredit memang membuat Anda mampu membeli barang-barang yang sebenarnya melebihi budget bulanan Anda. Itulah yang membuat banyak orang tanpa sadar membeli hal-hal yang kurang perlu, dan tanpa sadar jumlah tagihan yang harus dibayarkan membengkak tidak terkendali.

Untuk itulah, apabila Anda dan pasangan masih berada di fase awal pernikahan dan belum memiliki pondasi finansial yang kokoh, sebaiknya hindari berhutang terlebih dahulu. Apabila nanti Anda dan pasangan sudah mulai mapan secara finansial, baru Anda mungkin bisa berhutang secara cermat untuk mencoba beberapa peluang yang dirasa potensial.

4. Tabung dan Investasikan

perencanaan finansial

Dalam konsep perencanaan finansial, menabung artinya plan to be safe. Artinya Anda jadi memiliki simpanan dana sebagai bentuk persiapan bagi masa depan keluarga Anda. Terbiasa menabung juga menghindarkan Anda dan pasangan dari gaya hidup yang terlalu boros.

Yang perlu dicatat, meskipun secara jumlah tabungan Anda akan terus bertambah, namun bisa jadi ada penurunan nilai yang disebabkan oleh inflasi. Itulah sebabnya, investasi juga menjadi langkah yang perlu Anda perhitungkan.

Sebagai pasangan baru, sebaiknya Anda mengambil investasi seperti reksa dana, emas, atau obligasi. Selain itu, Anda juga bisa membeli polis asuransi unit link yang kini banyak tersedia. Asuransi jenis ini tidak hanya memberikan proteksi, namun juga memberikan manfaat investasi yang bisa menguntungkan Anda.

5. Disiplin dan Saling Mengingatkan

Berbagai perencanaan finansial yang sudah Anda siapkan bersama pasangan tidak akan ada artinya jika Anda tidak disiplin dalam menjalankannya. Kedisiplinan ini membutuhkan komitmen, sehingga seiring waktu bisa menjadi kebiasaan dalam keluarga Anda.

Memang, bagi yang belum terbiasa, mencatat semua pengeluaran setiap hari bisa jadi hal yang membosankan. Namun, nantinya kebiasaan itu bisa sangat berguna agar kamu bisa mengenali keadaan finansial keluarga Anda sendiri.

Selain itu, sebagai pasangan janganlah ragu untuk saling mengingatkan. Anda boleh menunjuk salah satu untuk menjadi bendahara keluarga yang bertugas mencatat keuangan keluarga, namun menjaga keuangan keluarga agar tetap sehat adalah tanggung jawab kedua pasangan. Untuk itu perlu kontribusi Anda dan pasangan agar Anda bisa memiliki keluarga dengan keadaan finansial yang mapan.



Terlambat menyadari pentingnya perencanaan finansial bisa membuat Anda terjebak ke dalam masalah finansial yang pelik. Namun hal itu bisa dihindari jika sejak awal Anda sudah menyadari pentingnya memahami kondisi keuangan keluarga Anda sendiri dan mulai menyusun rencana masa depan.

Biasakan mencatat semua pendapatan dang pengeluaran, miliki rencana jangka panjang, dan disiplinlah dalam melaksanakan perencanaan finansial yang sudah dibuat bersama. Dengan begitu, Anda dan pasangan bisa memastikan bahwa keluarga Anda akan semakin mapan dari waktu ke waktu, dan mulai bisa memenuhi satu per satu target yang Anda dan pasangan ingin capai.

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.