Finansial

10 Cara Mudah Menghemat Uang untuk First Jobber

PFI Mega Life
 01 Apr 2020
Godaan membelanjakan uang memang sulit diabaikan. Namun, dengan cara menghemat uang yang tepat, first jobber bisa lebih dekat dengan hidup lebih sejahtera.

10 Cara Mudah Menghemat Uang untuk First Jobber

Generasi milenial, khususnya para first jobber, sering mudah tergoda membelanjakan penghasilannya untuk hal-hal yang kurang diperlukan. Berbagai kemudahan dalam berbelanja justru mengarahkan mereka pada gaya hidup yang konsumtif bahkan cenderung boros. Jika gaya hidup seperti ini tidak segera diubah, sebanyak apapun penghasilan yang diperoleh dipastikan akan segera habis. Karena itulah, dibutuhkan komitmen kuat untuk memperbaiki diri dan disiplin menerapkan cara menghemat uang.

Menghemat uang untuk masa depan yang lebih sejahtera harus menjadi landasan dalam menerapkan gaya hidup hemat. Hal ini memang tidak mudah. Namun, dengan mengetahui cara menghemat uang, Anda bisa mulai mengambil langkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Tips Menghemat Uang

10 Cara Mudah Menghemat Uang untuk First Jobber

Ada banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk lebih menghemat uang. Untuk lebih jelasnya, berikut cara mudah menghemat uang untuk para first jobber.

1. Biasakan Menunda Pembelian

Godaan untuk berbelanja hampir bisa ditemukan setiap hari. Mulai dari promo menarik hingga penawaran terbatas sering kali membuat generasi milenial tergoda membeli barang-barang yang sebenarnya belum atau bahkan kurang diperlukan. Agar kebiasaan seperti ini tidak berkembang lebih jauh, mulailah untuk membiasakan diri menunda pembelian.

Anda tidak harus menunda setiap pembelian. Cukup fokus pada pembelian-pembelian yang bersifat impulsif saja. Dengan demikian, Anda bisa menekan pengeluaran yang pada dasarnya tidak begitu penting.

2. Manfaatkan Promo Sebaik Mungkin

Menerapkan cara hidup hemat bukan berarti Anda tidak bisa membeli barang yang Anda inginkan. Meski lebih fokus pada barang-barang yang dibutuhkan, Anda masih bisa berbelanja beberapa barang yang Anda sukai.

Manfaatkan promo yang ada sebaik mungkin. Setiap bulannya, ada banyak toko online yang menawarkan promo menarik, baik itu potongan harga maupun cashback. Anda bisa memanfaatkan promo-promo seperti ini. Meski demikian, jangan sampai promo tersebut justru membuat Anda membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

3. Masak Sendiri

Pengeluaran terbesar para first jobber biasanya ada pada makanan. Tidak jarang, pengeluaran untuk makanan bisa memangkas setengah dari penghasilan yang didapatkan.

Meski makanan itu penting, bukan berarti Anda harus selalu membeli makanan di warung makan. Mulailah untuk membeli bahan-bahan mentah dan masak sendiri. Ini jauh lebih hemat. Selain itu, Anda lebih bebas menentukan menu makanan sehat dengan menyiapkan sendiri bahan-bahan dalam makanan yang Anda konsumsi.

4. Cari Kos Dekat Kantor

Bagi yang merantau ke kota besar, sebaiknya cari tempat tinggal dekat tempat Anda bekerja. Bahkan, meski kantor Anda terletak di pusat kota, utamakan untuk mencari kos yang lokasinya dekat.

Biaya sewa kamar kos di lokasi-lokasi seperti ini memang cukup tinggi. Meski demikian, hal tersebut membuat Anda lebih mudah menjangkau lokasi kantor dan menghemat biaya transportasi.

5. Kurangi Ngopi di Luar

Kedai atau kafe kopi kerap menjadi tempat para first jobber untuk mencari hiburan atau sekadar bercengkerama dengan teman. Selain menawarkan dekorasi tempat yang menarik, tempat-tempat seperti ini juga menawarkan kopi yang enak. Sayangnya, biaya kopi dan makanan ringan yang dijual tergolong tinggi.

Agar lebih hemat, sebaiknya kurangi ngopi di luar, khususnya di kafe. Kalau memang Anda suka minum kopi dan nongkrong, cobalah untuk mencari opsi yang lebih terjangkau. Daripada membeli kopi di kafe, cobalah untuk membuat kopi sendiri.

6. Jauhi Kartu Kredit

Harus diakui, kartu kredit memang praktis. Cukup dengan satu kartu, Anda bisa membeli barang yang Anda butuhkan atau inginkan. Meski menjanjikan kemudahan, Anda juga harus ingat. Kredit sama saja dengan berutang dan ada bunga yang harus dibayarkan.

Bagi para first jobber, kartu kredit juga bisa menjadi jebakan yang menjerumuskan ke kehidupan finansial yang tidak sehat. Untuk itu, usahakan untuk menjauhi kartu kredit.

7. Prioritaskan Hiburan Gratis

Setiap orang memang membutuhkan hiburan. Selepas bekerja keras dan menjalani rutinitas yang melelahkan, manusia butuh hiburan yang bisa membantu melepas penat. Namun, daripada memilih hiburan yang membutuhkan banyak biaya, sebaiknya pilih hiburan gratis.

Pilihan hiburan gratis kini juga semakin beragam. Alih-alih pergi ke mall dan makan di restoran mahal, Anda bisa mencoba wisata kuliner dan menikmati street food. Daripada berlangganan streaming musik atau TV kabel, Anda bisa streaming video Youtube atau memanfaatkan layanan gratis aplikasi streaming musik.

8. Olahraga di Luar

Gym kini menjadi salah satu pilihan populer bagi mereka yang ingin menjaga kebugaran fisik. Namun, untuk bisa menggunakan peralatan yang tersedia, ada biaya yang harus dikeluarkan.

Olahraga tidak harus dilakukan di gym. Ada banyak cara gratis yang bisa Anda lakukan untuk tetap bugar dengan olahraga. Misalnya saja dengan berolahraga di rumah. Jogging di sekitar kompleks tempat tinggal juga bisa jadi pilihan.

Berolahraga di rumah atau di sekitar kompleks bisa menghemat pengeluaran Anda. Selain itu, Anda bisa memangkas anggaran gym dan menabungnya.

9. Buat Rekening Terpisah

10 Cara Mudah Menghemat Uang untuk First Jobber

Agar Anda lebih disiplin dalam mengatur keuangan, ada baiknya membuat dua rekening yang berbeda. Satu rekening untuk menerima gaji bulanan dan memenuhi kebutuhan bulanan, satu rekening lagi digunakan untuk menabung.

Setiap kali Anda menerima gaji, pastikan untuk langsung menyisihkan sebagian penghasilan ke rekening yang sengaja difungsikan untuk menabung. Namun, agar tidak ada biaya admin tambahan, sebaiknya pilih rekening bank yang tidak ada biaya bulanannya.

10. Prioritaskan Kesehatan

Di usia 20-an, kondisi fisik memang masih prima. Banyak dari first jobber yang tidak menderita penyakit berbahaya. Meski demikian, kondisi fisik manusia pasti akan terus menurun seiring dengan bertambahnya usia. Penyakit berbahaya bisa saja muncul saat mulai menginjak usia 30-an.

Sebelum terlambat, pastikan untuk menerapkan gaya hidup sehat sejak dini. Prioritaskan kesehatan Anda di atas segalanya. Jangan berhenti di situ saja, Anda juga harus mulai menyisihkan sebagian penghasilan untuk asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan bisa menjadi jaring pengaman yang akan melindungi aset berharga yang selama ini telah Anda kumpulkan.

Cara hemat uang pada dasarnya adalah cara untuk membentuk sebuah gaya hidup. Anda harus menerapkannya secara rutin untuk bisa menikmati manfaatnya. Awalnya memang cukup sulit. Meski demikian, semua itu sepadan dengan hasil yang akan Anda dapatkan nanti.

Meski menerapkan cara menghemat uang itu penting, Anda tidak boleh mengabaikan kondisi kesehatan. Selain menjaganya dengan menerapkan gaya hidup sehat, Anda juga harus memiliki proteksi jika hal yang tidak diinginkan terjadi.

Saat ini asuransi kesehatan juga lebih terjangkau. PFI Mega Life menawarkan perlindungan kesehatan dengan premi mulai dari Rp 53.000. Klaim asuransinya juga sangat mudah.

Dengan memiliki proteksi kesehatan, Anda bisa mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan yang layak. Selain itu, Anda bisa melindungi aset berharga dari kebangkrutan yang diakibatkan oleh biaya perawatan kesehatan yang sangat besar.

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda.